Ketik di sini dan Temukan artikel/produk lainnya

Jumat, 24 Juni 2016

Tips Langkah Awal Memulai Skripsi

Tips Memulai dan Mengerjakan Skripsi

Skripsi adalah karya ilmiah yang harus ditulis oleh mahasiswa sebagai syarat penyelesaian studi. Mau atau tidak, mahasiswa harus melaluinya. Mahasiswa boleh memilih tiga jalur penyelesaian studi, yaitu skripsi, karya inovatif, dan komprehensif. Jika kamu memilih skripsi, berarti kamu harus menyusun karya ilmiah berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk memecahkan masalah.

Hal ini tak sedikit membuat mahasiswa bingung bagaimana cara membuat skripsi. Ditambah lagi testimoni dari teman sejawat yang banyak mengatakan bahwa skripsi itu susah bahkan ada yang belum selesai selama setahun.

Skripsi sebenarnya bukan hal yang menyeramkan. Skripsi hanya butuh untuk dimulai. 

Nah di bawah ini ada beberapa tips untuk memulai skripsi bagi teman-teman yang sudah siap mengerjakan skripsi.

1. Miliki pengetahuan awal tentang skripsi.
Sebagian mahasiswa hanya tahu kalau sudah akhir tingkat nanti harus menyelesaikan skripsi tanpa benar-benar tahu apa itu skripsi. Skripsi bukan makalah yang setelah ditulis langsung dikumpulkan dan dinilai. Tetapi ada proses panjang di dalamnya. Kamu harus mencari judul, mencari tempat penelitian, menentukan metode penelitian. Belum lagi proses pengumpulan, jadwal seminar proposal, jadwal sidang dan mengurus berkas-berkas nanti tidak mudah. Minimal di semester 7, kamu harus sudah tahu seperti apa skripsi itu. Tapi ya lebih cepat, lebih baik.

2. Berkenalanlah dengan skripsi teman-temanmu atau kakak kelasmu yang sudah lulus.
Ide skripsi akan lebih mudah muncul ketika kita banyak membaca skripsi orang lain. Sebagaimana penulis mudah menulis karena banyak membaca. Membaca membuat pengetahuan menjadi lebih luas. Maka menulis skripsi harus diawali dengan banyak membaca. Pinjamlah skripsi-skripsi yang ada di perpustakaan kampusmu atau di jurusanmu dan sediakan satu hari penuh untuk menjelajahi skripsi-skripsi itu.

3. Catat hal-hal penting dalam skripsi dan buatlah gambaran awal
Setelah berkenalan, kamu harus mencatat hal-hal penting yang ada dalam skripsi. Misalnya cara penulisan, format penulisan, dan isi per-bab secara umum kamu harus pahami. Hal ini perlu dilakukan supaya kita bisa memiliki gambaran terhadap apa yang akan kita kerjakan nantinya

4. Bertanyalah kepada teman-temanmu yang sudah skripsi.
Bertanya kepada teman yang sudah menyelesaikan skripsi, itu bisa membantumu untuk lebih mudah mencari inspirasi skripsi. Terutama dalam mencari masalah.

5. Mulai melihat masalah di sekitarmu.
Menulis skripsi diawali dengan latar belakang. Di dalam latar belakang ada pemaparan masalah yang akan dijadikan penelitian. Dalam bab satu ini memang paling sulit, karena masalah adalah landasan awal dalam penelitian. Jika masalah yang kamu angkat kurang kuat, maka pada bab selanjutnya kamu akan tersendat.

6. Pilih masalah yang sesuai dengan keahlian, minat dan kemampuanmu.
Dalam perkuliahan, pada tingkat ketiga mahasiswa biasanya diperkenankan memilih konsentrasi keahlian yang akan ditekuni. Nah dalam menentukan masalah skripsi, baiknya kamu juga harus memilih masalah yang kira-kira solusinya nanti bisa kamu pecahkan. Jangan memilih masalah yang tidak sesuai dengan keahlianmu karena nanti akan menyulitkan dirimu sendiri.

7. Kumpulkan referensi2 yang berhubungan dengan skripsi kita
Mau itu teori ataupun program2 (Software) yang akan membantu pengerjaan skripsi kita, ini akan memudahkan kita dalam mengerjakan skripsi. Referensi bisa juga berupa skripsi-skripsi senior kita yang membahas topik yang satu jalur dengan topik kita.

8. Mulailah mengerjakan Bab1, Bab2 dan Bab 3 secepatnya.
Biasanya di bab1 dan bab 2 adalah Pendahuluan dan Dasar Teori, lalu di Bab 3 adalah Metodologi Penelitian. Nah dari referensi yang telah terkumpul pada poin-6, setidaknya kita bisa terbantu dengan mengambil format skripsi atau teori-teori yang sudah ada. Copy & Paste dehh:) Bila kita punya referensi yang tepat, poin ini tidak akan memakan waktu yang lama. Paling lama 1 minggu aja, setelah itu buat Bab 3, rancang metode2 yang ingin kita lakukan pada penelitian kita mulai dari spesifikasi alat uji, software yang akan kita gunakan,  diagram alur penelitian (flowchart) dan analisis perhitungan awal yang digunakan untuk input2 pada penelitian kita nantinya.

9. Berkonsultasi dengan dosen.
Walau belum memiliki dosen pembimbing, tidak ada salahnya kamu mencoba untuk berbincang kepada dosen tentang bab satu yang telah kamu tulis. Dosen pasti akan memberikan saran terbaik untuk skripsimu, apakah judulmu layak untuk dijadikan skripsi atau tidak. Selain itu kamu juga akan mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak tentang skripsi. Anggap saja dosenmu adalah orang tuamu.

10. Dapatkan buku panduan skripsi di Fakultasmu.
Setiap fakultas memiliki aturan tersendiri dalam pengerjaan skripsi. Ada fakultas yang mengharuskan seminar proposal dulu baru mendapatkan dosen pembimbing, namun ada juga yang sebelum seminar proposal sudah mendapatkan dosen pembimbing. Maka hendaknya kamu tahu apa saja aturan yang ditetapkan oleh fakultasmu dalam mengerjakan skripsi. Agar tidak salah dan sejalan dengan aturan.

11. Estimasikan waktu dengan baik.
Kamu mau sidang dan wisuda kapan? Estimasikan itu dari awal atau… sekarang juga!

***
Sumber: ruangbicara.com , panggih15 , terusberkarya

Post Comment

0 komentar

click to leave a comment!

 
+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect